Perbedaan Awning dan Kanopi, Jangan Salah Pilih

Perbedaan awning dan kanopi perlu dipahami dengan baik. Hal itu agar pengguna tidak akan salah dalam memilih hal ini.

Awning dan kanopi memang mirip karena fungsinya yang sama-sama menjadi atap. Namun, sebenarnya ada perbedaan di antara keduanya yang akan sangat mempengaruhi penggunaan nantinya.

Memahami Apa Saja Perbedaan Awning dan Kanopi

Awning dan kanopi seringkali dianggap merupakan alat yang sama. Padahal, keduanya merupakan pelindung yang serupa namun tidak sama.

Untuk yang masih asing, awning merupakan pelindung teras rumah dari sinar matahari dan air hujan. Pemasangan awning ini bisa di rumah maupun di lokasi lainnya.

Di sisi lain, kanopi juga memiliki fungsi yang sama. Kanopi juga bertugas menjadi pelindung teras rumah dari sinar matahari dan air hujan dan memang sudah banyak dimanfaatkan.

Agar tidak salah pilih, sebaiknya pahami terlebih dahulu perbedaan keduanya. Berikut beberapa perbedaan yang bisa jadi perhatian.

Cara Pemasangan

Perbedaan utama dari kedua atap tersebut adalah dari cara pemasangan. Awning memiliki cara pemasangan yang lebih mudah, yakni dengan menempelkannya ke dinding dengan menggunakan baut.

Baut pada awning berfungsi sebagai perekat. Biasanya, awning juga dipasang pada dinding teras jendela, atau bahkan balkon untuk memberikan perlindungan pada area tersebut.

Untuk cara pemasangan kanopi sendiri lebih rumit. Memasang kanopi membutuhkan tiang agar bisa berdiri dan biasanya dipasang di area umum seperti taman atau area parkir kendaraan pada area depan rumah.

Perbedaan Harga

Perbedaan awning dan kanopi selanjutnya ada di harga. Keduanya memiliki harga jual yang cukup jauh berbeda, sehingga salah memilih akan sangat merugikan.

Harga awning sendiri sangat bervariasi, tergantung bahan dan merek. Awning, terutama jenis retractable atau bisa digulung cenderung lebih mahal.

Awning lebih mahal karena menggunakan bahan kain premium dengan struktur mekanis. Harganya berkisar antara Rp 500 ribu hingga jutaan Rupiah per meter persegi, tergantung bahan kainnya.

Sementara itu, harga kanopi cenderung lebih murah dan fleksibel. Apabila menggunakan baja ringan atau besi hollow dengan penutup atap polikarbonat atau spandek, maka harga kanopi akan jadi jauh lebih murah.

Penyangga yang Berbeda

Seperti penjelasan sebelumnya, kanopi membutuhkan tiang penyangga untuk bisa berdiri. Tiang tersebut perlu dipasang di semua sisi kanopi.

Setidaknya ada dua cara untuk memasang tiang kanopi ini, yaitu dengan menanam ke dalam tanah atau memasang ke permukaan keras. Jika memasang tiang di permukaan saja, maka perlu diganjal dengan batu atau sejenisnya agar tidak bergeser.

Daripada kanopi, penyangga awning harus berupa besi yang bisa bergerak atau mudah digulung. Namun, semua itu tergantung jenis awning sendiri karena ada yang sifatnya statis dan juga ada yang tidak bisa penggunanya gulung.

Itulah berbagai perbedaan awning dan kanopi yang perlu masyarakat ketahui. Pastikan memahami perbedaan keduanya agar tidak salah membeli.