Pengajuan KPR menjadi langkah besar namun penuh tantangan bagi banyak orang. Apalagi untuk pemula yang belum paham bagaimana proses dan persyaratannya. Maka, tidak sedikit calon pembeli rumah ini merasa bingung harus memulainya dari mana. Padahal dengan memahami alur dan strategi membuat proses lebih terarah dan mudah.
Beberapa Panduan untuk Pemula Agar Lolos Pengajuan KPR BankĀ
Terdapat beberapa panduan dasar untuk membantu para pemula agar siap dalam mengajukan KPR. Persiapan matang ini membantu Anda untuk melangkah lebih percaya diri demi mewujudkan rumah impian sendiri.
Pastikan Penghasilan di Atas UMR
Pada saat pengajuan KPR salah satu faktor utama yang dinilai pihak bank adalah kemampuan finansial Anda. Idealnya penghasilan bulanan berada di atas UMR di wilayah Anda tinggal.
Biasanya bank menetapkan batas aman cicilan sebesar 30% dari penghasilan Anda. Jika sudah menikah maka penghasilan suami dan istri bisa digabung.
Menyiapkan Uang Muka
Langkah lolos KPR selanjutnya adalah Anda harus menyiapkan uang muka atau DP. DP besar akan memberikan keuntungan kepada Anda meskipun bank juga menawarkan DP kecil.
Menyiapkan DP dengan jumlah ideal atau besar juga akan memberikan kepercayaan kepada bank. Ini sebagai langkah nyata bahwa nasabah tersebut berkomitmen dan siap secara finansial untuk pembelian rumah.
Bebas Utang Macet
Proses pengajuan KPR juga akan terkendala jika ada riwayat kredit macet. Bank akan mengecek bagaimana track record-nya melalui SLIK OJK (dulu disebutnya dengan BI Checking).
Pastikan semua kewajiban Anda sebelumnya sudah terbayarkan dan tidak ada tunggakan lagi. Jika terdapat catatan kurang baik sebelumnya, Anda bisa melakukan perbaikan dengan konsultasi kepada petugas bank. Selain itu, tunjukkan komitmen itikad baik untuk menyelesaikan utang.
Ajukan KPR di Usia Produktif
Usia juga menjadi faktor pertimbangan bagi suatu bank untuk meloloskan KPR. Biasanya usia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan ada ketentuan maksimal tertentu pada saat cicilan KPR berakhir. Sebab, hal ini akan berkaitan langsung dengan keberlangsungan pembayaran cicilan untuk jangka panjang.
Jadi, jika Anda mengajukannya pada usia produktif tentu akan menjadi nilai tambah. Bahkan Anda bisa memilih pilihan tenor lebih panjang. Alhasil cicilan untuk setiap bulannya lebih terjangkau.
Kelengkapan Berkas
Pastikan Anda sudah memenuhi seluruh persyaratan dan dokumen administrasi dari bank. Umumnya syarat KPR meliputi status WNI, memiliki penghasilan tetap dan masa kerja minimal dua tahun di pekerjaan saat itu. Adapun dokumennya seperti kartu keluarga, identitas diri, surat nikah untuk pasangan, NPWP, rekening koran, surat keterangan kerja/usaha, dan slip gaji.
Pastikan Spesifikasi Rumah dan Legalitas Aman
Rumah yang ingin dibeli pun harus dipastikan memiliki spesifikasi dan legalitas. Anda wajib mengecek status sertifikat, IMB dan harga pasaran.
Cari Momentum Tepat
Biasanya pada minggu ketiga atau keempat itu adalah waktu idealnya. Mengapa demikian? Sebab, bank sedang mengejar target bulanan.
Diatas merupakan panduan untuk pemula agar lolos pengajuan KPR. Mempersiapkan KPR memang butuh perencanaan dan strategi. Tujuannya agar pengajuan Anda lebih lancar dan percaya diri.